Iman Supriyono

Jawara Garam Australia: Cargill

SAPA#0713: Sumber daya air laut RI tak terkalahkan oleh bangsa manapun. Tapi garam bukan sekedar masalah sumber daya alam. Garam adalah masalah membangun perusahaan besar kapasitas produksi jutaan ton dengan karyawan 150 ribu seperti Cargill. Jika cara berfikir tetap perorangan dan UKM, kita harus rela sampai kapanpun bangsa bahari ini menjadi importir garam. Gantinya Sarapan […]

Jawara Garam Australia: Cargill Read More »

Rio Tinto: Pemegang Saham

SAPA#0712: Industri garam RI yang berstruktur petani garam perorangan (UKM) yang bekerja sendiri-sendiri harus mrngakui keunggulan industri garam Autralia yang terkorporatisasi alias berjamaah secara ekonomi. RI mengimpor garam Australia produksi pabrikan garam raksasa yang modalnya dikumpulkan (“berjamaah”) dari jutaan orang. Ekonomi berjamaah lebih powerfull sebagaimana sholat jamaah yang nilainya 27 kali lipat daripada sholat sendiri-sendiri.

Rio Tinto: Pemegang Saham Read More »

Rio Tinto: Divestasi & Akuisisi untuk Core Competence

SAPA#0711: Seseorang bisa berbuat salah dan dosa. Pintu ampunan terbuka luas jika ia mau bertaubat dan mengoreksi kesalahannya. Bagaimana dengan sebuah perusahaan? Sama. Perusahaan juga bisa berbuat salah. Rio Tinto pernah berbuat salah dengan merambah macam-macam bisnis di luar tambang. Ya. Konglomerasi adalah kesalahan masa lalu Rio Tinto. Dengan desakan persaingan global, Rio Tinto pun

Rio Tinto: Divestasi & Akuisisi untuk Core Competence Read More »

Rio Tinto: Induk DSL si Raja Garam

SAPA#0710: Anda meratapi negeri yang lautnya lebih luas dari pada daratannya tapi importir garam? Nampaknya ratapan itu masih akan butuh waktu panjang. Garam adalah barang komoditas. Impor artinya produk nasional kalah efisien dengan produk impor. Selain core competence, unsur utama efisiensi adalah volume produksi besar dan itu artinya adalah aset raksasa. Bertanding efisiensi melawan Rio

Rio Tinto: Induk DSL si Raja Garam Read More »

DSL: Raja Garam Global

SAPA#0709: RI, negara dengan garis pantai terpanjang di dunia, adalah importir garam. Ironis. Dari mana impornya? Australia. Kok bisa? Ya! Australia sukses melakukan korporatisasi sektor garamnya. Memunculkan perusahaan raksasa di sektor pergaraman: DSL. Jangan berharap swasembada garam, apalagi ekspor, selama sektor garam kita belum berkonsolidasi melalui korporatisasi. Gantinya Sarapan Pagi persembahan SNF Consulting https://telegram.me/sarapanpagi —

DSL: Raja Garam Global Read More »

Peluang Pasar AMDK

SAPA#0708: Pasarnya tumbuh pesat. Omset perusahaan tumbuh lebih pesat dari pasar. Itulah Cleo sebelum IPO. Setelah IPO? IPO mendatangkan modal dari pesaham baru. Menambah juga kapasitas utangnya. Menjadi “bahan bakar” untuk pertumbuhan omset yang jauh lebih pesat. Energi untuk menjadi bagian dari 2 atau 3 merek yang mendominasi pasar AMDK. Ikuti kopdar “Pelajaran dari IPO

Peluang Pasar AMDK Read More »

Risiko Investasi Saham CLEO

SAPA#0707: Risiko dalam bahasa Inggris adalah risk. Rezeki dalam bahasa Arab adalah rizq. Dalam risk ada rizq. Mungkin ini kebetulan. Tetapi itulah kenyataannya. Risiko mengandung rezski dan sebaliknya. Seperti investasi saham Cleo. Memiliki saham berarti hak suara dalam voting menentukan arah perusahaan melalui RUPS. Berarti dividen. Berarti capital gain. Tapi jangan lupa risikonya. Gantinya Sarapan

Risiko Investasi Saham CLEO Read More »

Employee Stock Allocation (ESA) Cleo

SAPA#0706: ESA memang memberi kesempatan kepada karyawan untuk memiliki saham di perusahaan tempat kerjanya. Seperti Cleo saat IPO. Tapi, dalam korporatisasi, setiap karyawan pastilah investor juga. Mengalokasikan paling tidak 10% dari gajinya sejak gaji pertama untuk berinvestasi memiliki saham berbagai perusahaaan sehingga diundang RUPS dan menerima dividen. Entrepreneur pendiri perusahaanpun juga hidup dari gaji dan

Employee Stock Allocation (ESA) Cleo Read More »

CEO Cleo: Belinda Natalia

SAPA#0705: Sebuah perusahaan memang harus memilih. Pendiri tetap memegang kendali dengan saham diatas 51% bahkan tetap 100% (Tanpa Korporatisasi) atau melakukan korporatisasi dengan IPO dan terus-menerus right issue memberi kesempatan masyarakat luas untuk memasukkan modal untuk ekspansi. Perusahaan tanpa korporatisasi akan terjepit oleh pesaing-pesaing yang agresif melakukan korporatisasi dan tumbuh pesat. Belinda Natalia, CEO muda

CEO Cleo: Belinda Natalia Read More »

Open chat
Hello 👋
Can we help you?