FAQ

faq

FAQ Pertanyaan Yang Sering Muncul

Ini adalah daftar pertanyaan yang sering muncul seputar konsultan manajemen beserta jawabanya. Jika Anda memiliki pertanyaan dan belum terjawab pada halaman ini, silakan kirim ke kontak@snfconsulting.com


T: Mengapa sebuah perusahaan atau organisasi membutuhkan konsultan manajemen?

J: Sebuah perusahaan membutuhkan konsultan manajemen karena berbagai alasan, antara lain

  1. Perusahaan membutuhkan penyusunan mangement tools seperti SOP, Job Description, dan sejenisnya yang sifatnya bukan pekerjaan sehari-hari. Perusahaan bisa saja menugasi karyawannya untuk mengerjakannya. Tapi karena bagi sang karyawan tugas seperti ini bukan bersifat rutinitas keseharian maka yang bersangkutan harus mengeluarkan upaya ekstra untuk proses pembelajarannya. Padahal di sisi lain karyawan yang bersangkutan pastilah memiliki tugas rutin keseharian yang biasanya sudah sangat menyita waktu. Maka, mengerjakan tugas penyusunan mangement tools adalah sesuatu yang tidak efisien. Meminta bantuan konsultan sebagai pihak luar yang profesional di bidangya adaalah cara yang efektif dan efisien.
  2. Manajemen sebuah perusahaan membutuhkan opini pihak lain untuk membaca data, menganalisa dan mengambil keputusan yang tepat terhadap masalah yang dihadapinya. Keberadaan konsultan manajemen akan mengambil peran ini sebagai sparring partner team manajemen sebuah perusahaan ata organisasi

T: Apa beda management consulting dengan coaching?

J: Coaching cenderung menggunakan pendekatan personal antara klien dengan coach. Managment Consulting menggunakan pendekatan klien sebagai sebuah perusahaan dan dengan demikian management consulting akan masuk pada aspek managmenet tools perusahaan klien


T: Bagaimana mungkin konsultan yang tidak punya pengalaman praktis menjadi pimpinan puncak sebuah perusahaan bisa membantu sebuah perusahaan untuk menjadi lebih baik?

J: Konsultan manajemen melayani klien dengan kapasitas riset, wawasan, data,  ilmu, dan daya kritis dalam memandang apa yang terjadi pada perusahaan. Kapasitas inilah yang selalu dipupuk oleh seorang konsultan manajemen. Dengan kapasitas ini, seorang konsultan akan menemukan pertanyaan yang tepat dan netral untuk para pimpinan perusahaan. Pertanyaan yang tepat inilah yang akan menggerakkan manajemen perusahaan untuk menjadi lebih baik. Untuk menjamin kualitas kinerjanya, seorang konsultan manajemen wajib taat pada kode etik konsultan